MODUL: AKTIVASI PENJUALAN MELALUI MARKET PLACE
Tujuan Pembelajaran :
Peserta didik mampu melakukan aktivasi penjualan melalui Marketplace.
Materi :
1. Pengertian Marketplace
2. Jenis Marketplace
3. Keuntungan dan kekurangan Marketplace
4. Hal-hal yang diperlukan dalam penjualan di Marketplace
5. Aktivasi Penjualan Melalui
PENGERTIAN MARKETPLACE
Marketplace adalah suatu platform dimana memiliki tugas sebagai perantara antara penjual dan pembeli untuk melakukan proses transaksi produk secara online
Perbedaan e-commerce dan marketplace
Setelah mengetahui pengertiannya, selanjutnya kita masuk pada pembahasan mengenai perbedaan e-commerce dan marketplace. Perbedaan yang paling mendasar disini adalah dari sisi platformnya. Untuk e-commerce sendiri, lebih berfokus pada menjual barang dari website itu sendiri. Sedangkan platform dari pasar online berfokus pada penjualan barang dari berbagai toko dan penjual yang telah mendaftar pada website tersebut.
Perbedaan Marketplace dengan online shop
Perbedaan yang selanjutnya dengan online shop, adalah perbedaan mendasar dari kedua platform tersebut adalah dari sisi perantaranya. Merupakan platform yang berperan sebagai fasilitator antara penjual dan pembeli. Sedangkan online shop tidak memerlukan perantara antara penjual dan pembeli dalam proses transaksi.
Jadi, jika anda menggunakan online shop, maka anda dapat berkomunikasi langsung dengan penjual melalui website tersebut. Namun, apabila anda menggunakan marketplace, maka harus proses transaksi jual beli akan dilakukan dengan bantuan pihak ketiga sebagai media atau wadah dalam bentuk aplikasi berbasis web untuk memudahkan dalam proses jual beli online.
Jenis Marketplace
1. Marketplace murni: Marketplace murni hanya menyediakan tempat untuk berjualan dan pembayaran online. Penjual yang menjual produknya di marketplace harus menyediakan foto dan deskripsi produknya secara mandiri. Penjual juga bisa menerima penawaran harga dari pembeli.Contoh marketplace dengan kerjasama murni adalah Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Amazon, Lazada dan JD.ID.
2. Marketplace Konsinyasi: Markeplace konsinyasi adalah jenis kerjasama di mana penjual memberikan produk dan detail informasi mengenai produknya ke pihak marketplace sebagai perantara.Contoh marketplace yang menyediakan kerjasama seperti ini adalah Zalora dan Berrybenka
3. Global Marketplace: platfrom yang menghubungkan pembeli dan penjual dari seluruh dunia. Contoh : eBay, Amazon, Alibaba,Shopee,
4. Marketplace Horizontal: memiliki peranan seperti departemen store yang menyediakan berbagai jenis barang. contoh : Bukalapak, Lazada, Tokopedia
Kelebihan dan kekurangan Marketplace :
kelebihan Marketplace :
1. Akses pasar yang lebih luas, 2. banyak relasi pedagang, 3. biaya operasional lebih rendah, 4. mudah dalam melakukan transaksi, 5. lebih meyakinkan tuk pembeli
Kekurangan Marketplace :
1. Persaingan antarpedagang yang tinggi, 2. keberlangsungan tidak menjamin, 3. kontrol yang lemah, 4. Pembayaran lebih lama.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk melakukan penjualan di Marketplace:
1. Pendaftaran sebagai penjual,
2. Verifikasi akun,
3. Unggah produk,
4. Mengatur harga,
5. Melakukan pemasaran,
6. Mengelola order,
7. Melakukan pengiriman,
8. Melakukan evaluasi dan perbaikan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar